Diberdayakan oleh Blogger.

Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blog Archive

Labels post

Alexa Widgets

Quis Pengolahn Citra

Kumpulan Soal Quis Pengolahan Citra Digital (Thn A : 2011/2012.) STMIK BG MATARAM
ANKATAN 2009.

  • Kls : '' A "
  • Kls : '' B "
  • Kls : '' C "
  • Kls : '' D "
  • Artis korea terkren

  • - Kim-Hyun-Joong
  • -Choi-Sung-Joon
  • -lee-seung-ki-skin-envy
  • -Lee Min How
  • -Kim bum
  • dll

    Model Rambut Artis Cewek Korea

    Style rambut sangat besar pengaruhnya pada penampilan seseorang, Pria ataupun Wanita.
    Tapi saat ini kita membahas tentang Style rambut Untuk Wanita.

    Cristian ronaldo VS Lionel Messi

    KUMPULAN PHOTO RONALDO VS MESSI

  • Pemain Termahal
  • Aksi2 Hebat
  • Real Madrid
  • Barcelona
  • dll.
  • Albun Photo Park Ji-yeon

    Birth name : Park Ji-yeon (박지연)
    Born : June/ 7/ 1993 /South Korea
    Occupations : Singer, actress
    Years active : 2009–present

    Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan

    PENGERTIAN OSI LAYER



               Pengertian model OSI (Open System Interconnection) adalah suatu model konseptual yang terdiri atas tujuh layer, yang masing-masing layer tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. OSI dikembangkan oleh badan Internasional yaitu ISO (International Organization for Standardization) pada tahun 1977. Model ini juga dikenal dengan model tujuh lapis OSI (OSI seven layer model). Berikut dibawah ini merupakan gambar dari model OSI 7 Layer


    Definisi masing-masing Layer pada model OSI 

    Layer 7. Application adalah Layer paling tinggi dari model OSI,  seluruh layer dibawahnya bekerja untuk layer ini, tugas dari application layer adalah Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan.
    Mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, NFS.

    Layer 6. Presentation berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
    Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual network komputing (VNC) atau Remote Dekstop Protokol (RDP).

    Layer 5. Session Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.

    Layer 4. Transport Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.
    Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.

    Layer 3. Network Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer3.

    Layer 2. Data Link Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer2 beroperasi.
    Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

    Layer 1. Physical adalah Layer paling bawah dalam model OSI, berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan.
    Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.



    PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR


    PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR





    PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR
    Pemrograman terstruktur adalah  pemrograman yang secara berurutan dan terstruktur dalam desain, analisis dan penulisan perogramnya.

    Prinsip Pemrograman Terstruktur

    ü  Gunakan rancangan pendekatan dari atas ke bawah (top down design).
    ü  Bagi program ke dalam modul-modul logika yang sejenis,
    ü  Gunakan sub-program untuk proses-proses sejenis yang sering digunakan.
    ü  Gunakan pengkodean terstruktur: IF ... THEN, DO ... WHILE dan lain-lainnya.
    ü  Gunakan nama-nama bermakna (mnemonic names), dan
    ü  Buat dokumentasi yang akurat dan berarti.





    Salah satu sasaran dalam men-desain program terstruktur adalah mengurangi
    kebingungan yang dihasilkan dari penggunaan percabangan atau perintah go-to. 
    Dalam pemrograman terstruktur tidak digunakan lagi perintah go-to. Ada tiga bentuk
    yang digunakan yaitu : Sequence Structure, Loop Structure dan Selection Structure.

    Sequence Structure  
    Dalam sequence structure, instruksi dieksekusi berdasarkan urutannya. Dimulai dari
    bagian atas dan diakhiri di bagian bawahnya. 
    Bujur sangkar dapat menggambarkan operasi :
    - Input dan Output
    - Operasi aritmatika
    aliran data
    - Operasi pemindahan data dalam memori komputer   


    SELECTION STRUCTURE (PECABANAGAN)
    Dalam struktur ini terdapat sejumlah perintah yang dikerjakan tergantung dari kondisi yang dipenuhinya. Seperti juga dengan sequence dan dan loop structure, terdapat single entry point dan single exit point.

    selection
    Perintah yang sering digunakan dalam menentukan kondisi dalam program yaitu               IF  (jika) Then (maka)  else  (jika tidak) .





    LOOPING (Perulangan)
    Loop (iteration) structure menggambarkan perulangan dari satu atau lebih instruksi yang dilakukan dalam program.





    While
    Perintah while adalah pengulangan yang dilakukan oleh program selama (while) dalam keadaan tertentu.
    do...while
    Biasanya in adalah perintah untuk tetap melakukan perintah dalam program sampai kondisinya terpenuhi (kondisi yang di inginkan).
      

    Referensi diambil dari :
    • -          La Budde, Keith, Structured Programming Concept, MCGraw-Hill Book Company.
    • -          Ilmu komputer.com





    Soal Quis ke-2 Pengolahan Citara Digital



                                                                                                               tgl : 26/juni/2012
    Soal Quis Pengolahan citraDigital  
    Sifat: tutup buku, kerja mandiri              
    Waktu        : 60 menit              




    Download Soal Quis DISINI





    Semoga Bermanfaat.. Amin

             









    DECODER Materi Kuliah System Digital


    LANDASAN TEORI
    DECODER Materi Kuliah System Digital
    • Pengertan

                Decoder adalah rangkaian digital yang dapat mengubah bilangan biner menjadi bilangan desimal, dimana rangkaian ini akan menghasilkan output high (1) pada jalur yang sesuai dengan yang ditunjuk oleh selector. Artinya input decoder merupakan bilangan biner, dan outputnya pun berbentuk biner. Namun akan menunjukkan bilangan decimal, yaitu menentukan ouput manakah yang aktif (Y0, Y1, Y2, atau Y3).



    • Aplikasi Utama Decoder

                aplikasi utama decoder adalah pengalamatan, dimana n bit masukan In diinterpretasikan sebagai sebuah alamat yang digunakan untuk memilih satu jalur dari jalur keluaran. Aplikasi lain adalah member rute data dari sebuah sumber ke beberapa tujuan. Decoder disebut juga demultiplexer. Aplikasi isi dapat mengendalikan input dari decoder yang dipandang sebagai  1 bit data sumber. (Maman Abdurrahman 2008)       
                Sebuah decoder 1-out-of-2n atau 1/2n adalah rangkaian kombinasional dengan n jalur data masukan dan 2n jalur data keluaran. Sinyal keluaran yang aktif tergantung dari nilai masukan: in 0, in 1, in 2. Berikut daftar kombinasi sinyal masukan dan efek sinyal keluaran yang aktif. (Maman Abdurrahman 2008)


    • Rangkaian Decoder

                  Kombinasi sinyal masukan akan menentukan sinyal keluaran yang aktif. Chip decoder dikendalikan oleh chip enable (EN). Pad saat nilai EN rendah maka decoder tidak berfungsi, apapun kombinasi masukannya.



    Semoga Bermanfaat... " Amin"

    Tabel Subnet Mask

            Subnetting an IP Network can be done for a variety of reasons, including organization, use of different physical media (such as Ethernet, FDDI, WAN, etc.), preservation of address space, and security. The most common reason is to control network traffic. In an Ethernet network, all nodes on a segment see all the packets transmitted by all the other nodes on that segment.